My Favorite Place

About Me

My photo
DKI Jakarta, Java, Indonesia
I currently learning about the business enterpreneur network.

Friday, September 4, 2009

Bodat & Dongdot Episode 2

Storiette

Continuation of the Short Story is very funny,
about two young men known as Bodat and Dongdot, refer to and see...
to the end that does not understand this language,
please translate themselves through language translation facilities.
Please read the funny story of my created

Chek This Out

>>> Kejadian Bodat & Dongdot sesudah dikejar-kejar mahluk-mahluk di Planet Misuh-misuh
Waktu sudah menunjukkan jam 12:00 siang waktu Planet Misuh-misuh
Lokasi di bawah Pohon Rindang Poema Kembar

Bodat: "ackh akhirnya kita terbebas dari mereka"
"waktu sahur sudah tiba Dongdot..."

Dongdot: "iya ya bang... terus bagaimana dengan kita ini ya?"
"apa kita kembali kerumah kita masing-masing saja ya... bang?"

Bodat: "heh Dongdot kita mana punya rumah...! kita ini arwah penasaran yang cuma menghuni sebagian alam di Planet ini."
"Gue sendiri ga punya keluarga disini... keluarga gue semua masih di Planet Bumi"

Dongdot: "Bang saya sampai detik ini masih belum mengerti dangan apa yang sudah terjadi dengan kita berdua..."
"Pertama, tiba-tiba saya ada di gang Pocong, terus saya sama Jin Bek (Pak RW) disuruh jaga di Pos Ronda dan katanya saya bakal ketemu sama rekan saya"
"Kedua, saya ketemu cuma sama abang Bodat... dan kita terus main kata-kataan, sampe kita dikejar-kejar sama penghuni mahluk itu"
"emang sebenarnya apa seh bang yang sudah terjadi? apa bener kita sudah mati? kok... abang bilang saya di tabrak truk kubis sama abang... dan abang masuk jurang!"
"Kok saya ga inget apa-apa ya bang?" (sambil mengerutkan wajah dan kebingungnan)
"Jelasin sejelas-jelasnya dung Bang!!!" (sedikit memaksa).

Bodat: "aduh... Dongdot-dongdot... kok elo kebingungan gitu seh!!!"
"Udahlah ga usah bingung-bingung lagi napa... yang pasti kita itu sudah mati dan kalau semua penghuni di Planet ini marah sama kite berdua maka kita bisa kena siksa berat dan di cabik-cabik sampe mati yang kesekian kalinya, ya... klo di Planet Bumi namanya bakal datang siksa Kubur getoh loch....!"
"Ya udeh sekarang kite sante-sante disini aje sampe waktu sahur mereka habis, baru kite menyelamatkan diri kite masing-masing, oke!" (sambil menepuk pundak Dongdot).

Dongdot: "ah abang semakin bingung saya...!"
"abang bikin saya penasaran... apa begini kehidupan kita di Planet Misuh-misuh ini?"
"kenapa kita harus nunggu mereka selesai sahur seh bang?"
"terus kita sendiri ga sahur bang?"

Bodat: "kite itu ga usah sahur karena kita bukan sebangsa mereka dodol...."
"sahur mereka itu mencari orang-orang di Planet Bumi buat menggoda manusia seperti kita yang masih hidup buat membatalkan Puasa manusia-manusia yang kurang iman"
"kite ntu bukan sebangsa Jin, nasib kite masih bisa jauh lebih baik dari mereka yang pasti selama kite tinggal disini kite kaga berbuat macem-macem dah pokoknye...."
"yang pasti gue taunya kite dan yang lain yang sebangsa sama nih sama kite, terdampar disini karena sewaktu didunia atau di Planet Bumi kite punya kebiasaan misuh-misuh... atau dengan kata lain kite ntu sering bicara kotor"
"udah cuma ntu yang gue tau... udah loe kaga usah nanya-nanya lagi"


Dongdot: (garuk-garuk kepala sampai pening banget terasa) dongdot semakin bingung dengan apa yang sudah terjadi, ia berusaha keras mengingat-ingat apa sebenernya yang sudah terjadi tetapi dongdot tidak menemukan jawaban sama sekali....



Tiba-tiba terdengar suara gemuruh angin dan Loceng yang menggema keseluruh pelosok Planet Misuh-misuh... Muncul Cahaya yang begitu menyilaukan mata.


Bodat: "eh... Dongdot sudah tiba waktunya buat gue pergi dari Planet ini, gue akan menghilang selamanya dari Planet ini... gue mau minta maaf di Ujung akhir Hidup kite waktu di Planet Bumi gue udah nabrak elo, tapi sungguh gue kaga sengaja, mungkin kite dipertemukan disini buat saling memita maaf... gue cuma pesen kalau elo balik ke Planet Bumi lagi elo kudu berhenti Misuh-misuh"
"salamat tinggal, salam buat keluarga gue di Planet Bumi, katakan gue cinta sama mereka!"
(Bodat pun memeluk Dongdot dengan erat sebagai tanda perpisahan)

**Akhirnya arwah Bodat dan arwah-arwah yang lainnya yang ada di Planet Misuh-misuh tersedot seiring cahaya itu meredup, hanya Dongdot yang tertinggal**
Tiba-tiba terdengar suara lirih yang begitu memilukan telinga dan di tunjukkan untuk Dongdot.

"Wahai Parnyo Suryonowotomololo Pakpak waktu mu belum tiba untuk menghadap SAYA"
"SAYA perintahkan kamu untuk kembali ke Planet Bumi, dan hentikan kebiasaan kamu mengejek orang lain karena SAYA tidak sungkan-sungkan utuk menghukum Manusia yang selalu Menghina Mahluk-mahluk Ciptaan SAYA"

Dengan gemetar dan ketakutan yang teramat sangat Dongdot bersimpuh dan meneteskan air mata secara tiba-tiba. Seluruh tubuhnya Lunglai tak berdaya saat mendengar Suara tersebut dan melihat kejadian yang belum pernah ia liat sebelumnya di Planet manapun.

Dongdot: "Oh... Engkau yang memanggil nama ku, apakah Engkau adalah Pencipta Ku?"
"lalu apa yang harus saya lakukan agar saya dapat kembali ditengah-tengah Keluarga saya?"

*Ya saya lah yang menciptakan Kamu, kamu hanya perlu mengimani keberadaan SAYA dan Sebut nama SAYA 3 kali, maka kamu akan kembali ketengah-tengah keluarga Kamu*

Akhirnya Dongdot menyadari dengan apa yang terjadi padanya dan semua kesalahannya selama ini.
sambil meneteskan Air mata yang tak henti-hentinya... (suasana menjadi sangat hening, pekat, kelam dan menyedihkan)

Dongdot: "Ya Tuhan... aku meyakini adanya Engkau dan Aku Parnyo Suryonowotomololo Pakpak berjanji tidak akan menghina lagi semmua mahluh-mahluk ciptaan Mu"





*Tiba-tiba gelap sekali serasa dunia tanpa udara, tanpa ruang, tanpa batas.... dan tidak bisa di gambarkan dengan kata-kata* (Dongdot pun terperosok dan do dorong Cahaya itu ke Planet Bumi)

Dongdot: "aaaaaaaarrrrrrrrrrrrggggggggggggggghhhhhhhhhh............."

*Saat Dongdot membuka matanya kembali, ia sudah melihat Orang Tua, Istri dan ke dua Anak nya di sebuah ruangan berwarna Putih bersih... mereka semua meneteskan air mata untuk Dongdot tanpa henti* (Lokasi di Rumah Sakit Menara Bima, DKI Jakarta)

*Ternyata Dongdot sudah kembali di Planet Bumi, ia tersadar dari Koma nya selam ini dan Dongdot pun menjadi Lumpuh akan tetapi ia tidak terlihat sedih sama sekali dia malah tersenyum lebar karena dapat berkumpul dengan semua anggota keluarganya di bulan Ramadhan ini.*

* Saat ini Dongdot sudah berubah dan bertobat menjadi seorang Pemimpin Perusahaan yang Ramah, Baik Budi Pekerti dan tutur bahasanya. Dongdot sudah tidak Memaki-maki lagi semua Karyawannya*

*Kejadian di Planet Misuh-misuh menjadi pelajaran Berharga untuknya dan Tidak ada seorang pun yang mengetahui apa yang sudah ia alami, karena jika di ceritakan ia takut di anggap tidak waras*

*Saat Hari Lebaran tiba Dongdot teringat pesan si Bodat sewaktu di Planet Misuh-misuh... walau ia sudah lumpuh selamanya karena Bodat.... ia tetap mengunjungi makam Bodat dan tidak menaruh dendam sama sekali, kemudian Dongdot mulai mengirimkannya do'a dan menyampaikan salam untuk keluarga Bodat di Bumi*

*Karena Do'a yang di panjatkan Dongdot dan anggota keluarga Bodat untuk arwah Bodat, Akhirnya Bodat pun Hidup Kekal dengan Bahagia dan tersenyum lebar, mengucapkan Terimakasih pada Dongdot dalam mimpinya*

Begitulah akhir dari cerita di Planet Misuh-misuh
yang di Alami Bodat & Dongdot
semoga ada hikmah bermanfaat dibalik itu semua
yang dapat kita ambil Positifnya dan kita buang Negatifnya


~ F I N ~

That's the end of the story of Planet Misuh-misuh
that the Natural Bodat & Dongdot
There may be useful wisdom behind it all
that we can take positive and we discard the negative

~ The End ~

Created By : Tasya Zigy

No comments:

Advertise Adbrite

Your Ad Here

Popular Posts

Your Coments

Advertise by chitika

Flag

free counters

Since 02.09.2009

Bonus Jajanan

Bonus Dahsyat Klik Disini